15 Desember 2010

Tulisanmu, Kilau Fikiran Hatimu

~

ketika rupa dupa berkata kata

berebut dalam aksara memakna eja

dalam makna aku memandang senyap di kejauhan

dia lenyap, enggan lagi membelaiku

melindap berlari menjauh


tak melulu aku ingin direngkuh pilu

tak ingin aku sendiri dalam kelu

eja aksara itu merabaku

dalam kaca sajak kupandang tanpa jemu


membuka setangkup pintu misteri

kotak pena penuntun jemari

akan indahnya kalimat tiada dusta di hati


tulislah Cinta !

tuangkan fikiran dalam goresan tinta


rengkuhlah syair !

dia yang berjiwa indah dalam makna


sederhanakanlah !

keinginan membara yang memenjara luka


nyanyikanlah !

suara hati pesona dalam jiwa


ungkapkanlah !

pada larik putih yang akan kau mantra


kerna, tulisanmu..

dialah kilau fikiran hatimu..





(2 Desember 2010)

Pematang Rindu

~

Tidurku tak tercumbu rayu

terlelap tanpa kelambu

menyayat kelu

Nada nada pedih mengalun sendu

Dari luar kamarku

Tersayat kabut abu


Aku berpayung dari mendung

Berdiri di tengah keterluntaan

Atap langitku hitam

Berasap rakit teruntai jalanan


Kekasih mana dirindu

Yang seorang hambakah?

Atau Dia Sang Pencipta ?


Ketika jeritan itu kencang terluka

layaknya gerimis mengais ngais

tersesak tangis teriris


Hidup merasa tak berdaya

Ketika hujaman ujian tak kenal arah

Hidupkan lagi jiwa !

Hadapi kenyataan !

Bukankah bertahan hidup adalah pilihan ??





(30 november 2010)

Tak Perlu DiSesali

~

Tidurku tak tercumbu rayu

terlelap tanpa kelambu

menyayat kelu

Nada nada pedih mengalun sendu

Dari luar kamarku

Tersayat kabut abu


Aku berpayung dari mendung

Berdiri di tengah keterluntaan

Atap langitku hitam

Berasap rakit teruntai jalanan


Kekasih mana dirindu

Yang seorang hambakah?

Atau Dia Sang Pencipta ?


Ketika jeritan itu kencang terluka

layaknya gerimis mengais ngais

tersesak tangis teriris


Hidup merasa tak berdaya

Ketika hujaman ujian tak kenal arah

Hidupkan lagi jiwa !

Hadapi kenyataan !

Bukankah bertahan hidup adalah pilihan ??





(30 november 2010)

Tulisanku, Ruang Kebebasanku..

~


fikiranku penuh, namun tidak keruh

fikiranku lugu tapi tak mau buntu

aku melayang dibawa angin

kala kesepian memutari fikiran

aku merana berteman sunyi

walau terkadang aku menikmati sepi

dalam perihku sendiri


ah, aku tahu..

tulisanku kali ini kurang apik

tapi,

setidaknya aku sudah menulis apa yang

terkadang membelenggu di dalam otakku


ragaku terpenjara

oleh kenyataan

namun aku tak mau,

fikiranku dipalu dan kau kekang jua

terserah aku'mau menulis apa saja

terserah aku !


kerna ini disinilah ruang kebebasanku

satu hal,

tulisanku tidak untuk menghina kamu !



(29 november 2010)