28 Januari 2011

Di jalan jalan

~

aku temukan carut marut pikiran di jalanjalan

aku temukan logam logam berterbangan di jalan

ada yang tertidur di atas bangku jalan

ada yang duduk melamun di pinggir jalan

membaca koran tak peduli sekeliling jalan


ada yang berjalan dengan pikiran yang berjalan

menjemput lotere dengan keringat bercucuran

merogoh celana, mengangkat dasi,

bersila, layaknya bukan orang pinggiran


kukayuh pelan pelan sepedaku

berlomba memainkan waktu dengan pikiran

mengamati gerak kehidupan di jalan jalan


dan,

jangan terlalu lama ketiduran

isi harimu dengan pikiran melepas

walau hanya selarik kertas

engkau harus tuangkan

seperti di jalan jalan

yang tak pernah sepi dari carut marut kehidupan




(13 january 2011)

Waktu

~

Aku tidak akan mencarimu

kerna,

engkau yang akan mendatangi aku




(11 January 2011)

kopi pagi

~

pagi menekuri sepi

bergelimang diri

ditemani anai anai sunyi

aku tenggelam..

dalam kopi pagi


tak perlu mendung

untuk menggelinjangi hati


setiap kabut kan pasti mengurai

sejenak menarik nafas kembali memburai


belai aku,

duhai rindu

agar langkah ini tak kembali membeku..


aduk aku,

dalam kental diammu

menari kita dalam hitam kopi itu

tanpa harus tuli

dengan kata hati sendiri



(11 January 2010)

10 Januari 2011

Doa di atas Sajadah Cinta

~

mata masih saja berbicara tentang senja

senyum masih saja mengulum tentang doa


gerimis telah luruh

pada bidang jiwamu

tawa telah lebur

pada katakata diammu


cahaya itu,

adalah bunga di hati kita

seharum melati walau dia asoka

menunggu mekar di atas sajadah cinta




(7 januari 2010)