Sudah dua cangkir kopi aku seduh di pagi ini, Entah kenapa aku seperti blingsatan menikmati rasa si hitam itu. Yang terkadang lidahku terasa sedikit jengah meneguk nimatnya, mungkin kerna aku terus mencoba eksplorasi rasa, dengan menambahkan creamer atau apapun ke dalam warnanya.Terkadang malah aku beri teh, hanya untuk sekedar tahu saja, ternyata tetap enak rasa asli kopi.. satu sendok kecil hitam murni yang dicampur dengan tiga sendok kecil gula.
Biasanya cukup sehari dua cangkir aku mereguknya, tapi, sudah beberapa hari ini aku seperti seorang ratu kopi, lagi dan lagi tanpa ampun aku menyeduhnya, mungkin, jika tidak diimbangi dengan makan yg teratur, dan dengan sedikit bergerak, maagku sudah kumat lagi, kerna sedari SMP, aku sudah punya penyakit sejuta umat itu, dan sudah mencapai akut ketika duduk di bangku kuliah. Alhamdulilah, ternyata dengan hobiku yang tidak bisa diam, dan selalu senang mencicipi apa saja, maagku berangsur pulih, walau terkadang penyakit itu suka datang juga kalau aku kebanyakan makan sambal,hehehe..
Dan jika seandainya kopi, bisa menggantikan hadirnya di dalam hatiku.. akan kureguk hitamnya, tidak peduli walau harus minum 10 gelas sehari..:D
pastinya, akan kuimbangi dengan sedikit menyayangi tubuhku, tentu saja banyakin porsi makan dan berolahraga. agar tubuhku bisa imbang.. tidak seperti sekarang, aku merasa limbung jika harus mencicipi gambar wajahnya, dan merasakan perih ketika dia jarang hadir membalas sapaku.
hiks, Kopi.. ternyata engkau memang kawan yang paling mengerti dan selalu di hati, jangan marah ya, jikalau aku mengalihkan rasa untunya kepadamu, aku tak mau kehilangan sahabat setiaku saat ini, engkau.. kopiku..
1 tahun yang lalu